Pengertian Saham

Gimana cara sich cara main saham….? Saya tertarik, tapi takut nanti kelilit utang, seperti tetangga saya yang ludes rumahnya karena kegadai gara-gara main saham. Wuih kasian dech tu tetangga …, mau untung tapi malah buntung. Lain lagi dengan tetangga yang satunya lagi, dia bisa beli mobil dalam waktu satu tahun dari hasil main saham. Wuih…mau dong…… Memang kalo untung itu uaenak banget.🙂

Nah supaya nggak kelilit utang gara-gara main saham, gunakan uang free artinya bukan uang dapur & bukan hasil pinjaman. Penuhi dulu dana tunai untuk keperluan mendadak minimal 6 bulan kali biaya hidup perbulan. Sisa yang ada boleh lah untuk investasi. Baca ini sebelum memulai investasi.  Kali ini saya hanya membahas mengenai investasi dengan bermain saham langsung.


Saat ini untuk bermain saham langsung melalui broker, deposit yang diminta min 25 jt. kalau mau trading sendiri via internet hanya 5 jt saja, malah ada juga lo yang cuma 2jt. Tapi  sebelum menghubungi broker atau sekuritas atau bahkan trading sendiri alangkah baiknya mengetahui pengertian dari saham itu sendiri, bentuk keuntungan dari saham, pasar saham, emiten, penjamin emisi, pialang, Bapepam, kliring, kustodian, dan masih banyak parameter lain yang berkaitan dengan bermain saham.

Kali ini dimulai dengan PENGERTIAN SAHAM sbb :

SAHAM atau dalam bahasa Inggris di sebut “ share / stock” adalah satuan yang menunjukan kepemilikan suatu pihak atas sebuah perusahaan. Gampangnya anggap saja saham itu sama dengan modal yang dihimpun dari dua atau beberapa orang yang bergabung mendirikan perusahaan.

 Contohnya:

Misalkan modal awal Bengkel Mulia Tehnik Rp. 100 jt, didirikan secara patungan sama rata oleh Amir, Butet, Cecep dan Dito dengan nilai patungan masing-masing 25 jt, maka masing-masing menguasai 25% Saham perusahaan. Setelah itu konversikan saham dengan nilai yang cocok, umpamanya 1 saham bernilai Rp. 100 , artinya masing-masing memegang 250.000 saham sendiri-sendiri.

 Kepemilikan saham menunjukan tanggung jawab maupun hak atas perusahaan, kalau perusahaan rugi, pemilik saham paling besar akan rugi paling banyak, tapi kalau untung, pemilik saham terbesarlah yang memperoleh bagian terbanyak.

Contohnya: 

 Bengkel Mulia Tehnik didirikan dengan komposisi kepemilikan saham : 40% Amir, 30% Butet, 20% Cecep, 10% Dito, berhasil meraih laba Rp. 100.000,- . Seandainya keuntungan tersebut dibagikan maka Amir berhak memperoleh Rp. 40rb, Butet meraih Rp.30rb, Cecep mendapat Rp. 20rb, dan doni mendapat Rp. 10rb.

Untuk kasus perusahaan merugi, katakanlah bengkel mulia tehnik merugi sehingga harus dibubarkan dan seluruh aset yang ada dijual cuma tinggal 50 jt, maka Amir merugi Rp. 20jt, Butet Rp. 15 jt, Cecep Rp. 10Jt, serta Doni menderita kerugian Rp. 5jt.

Lalu bagaimana agar suatu usaha mendapatkan modal dari masyarakat? Untuk mengikuti hukum formal yang berlaku maka perusahaan yang didirikan oleh lebih dari satu pihak dan mengesahkannya dengan akta pendirian perusahaan melalui Notaris disebut berbentuk perseroan terbatas (PT), dan agar bisa mendapatkan modal tambahan dari masyarakat maka perusahaan harus “Go Public”.

One Response to Pengertian Saham

  1. bagus maulana mengatakan:

    gimana ya @ aku pingin ikiutan tpcuma punya 5 juta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: